Printing Diary

Archive for March 2011

Domisili percetakan dengan skala kecil sangat mempengaruhi perkembangan dari percetakan itu sendiri. Biasanya percetakan kecil ini hanya mencari klien yang memiliki domisili yang sama dengan domisili perusahaan mereka.

Hal ini dikarenakan ongkos kirim yang sangat besar. Misalnya saja ada klien yang berada di aceh, dan percetakannya sendiri berdomisili di jakarta. Si klien mau mencetak brosur ukuran A4 sebanyak 1 Rim 4/4 Fullcolor dengan berat setelah cetak kurang lebih 8kg.
Dengan berat 8kg sangat tidak mungkin untuk membebankan cost pengiriman ini kepada klien. Lagi pula mana mau si klien dibebani ongkos kirim yang tinggi.

Hal ini membuat percetakan sulit berkembang, dengan pertumbuhan pasar yang minim tapi jumlah pesaing yang semakin besar, membuat persaingan semakin tidak sehat.

Lain lagi jika percetakan tersebut menerima order yang besar di klien, mereka bisa menyewa truk ataupun mengirim sendiri dengan armada mereka, dengan harga yang cukup murah untuk order dengan berat beberapa ton.

Dunia percetakan memang rumit, dengan semakin berkembangnya teknologi dan semakin sempitnya pengetahuan client menjadikan sebuah proyek cetak sebuah peristiwa paling mengesalkan bagi pelaku bisnis ini, terutama bagi mereka yang berhadapan langsung dengan si client.

Berbagai hal tidak menyenangkan bisa terjadi disini. Sample paling umum pada percetakan kecil yang sering mengerjakan order undangan adalah tentang edit photo. Terkadang client ingin photo mereka tercetak dengan kualitas superb dengan ukuran yang cukup besar, tapi mereka memberikan file image tersebut yang mereka buat sendiri dengan menggunakan kamera handphone 1,3 MP.
Yang paling mengharukan, saat si client bilang ke operator setting, “Mas, itu muka pengantinnya bisa diedit supaya bisa saling berhadapan-kan?” Padahal di photo pre-wed yang mereka kasih sang pengantin sedang menghadap ke kamera.

Pada brosur produk hal ini juga sudah biasa terjadi, saya sendiri pernah mengalaminya. Saya mendapatkan proyek brosur sebanyak 34 jenis, untuk sebuah merk furniture. Mereka hanya memberi saya photo produknya saja, dan saya diminta untuk mencari background suasana indoor yang elegant for free dan menempatkan satu furniture pada satu background tersebut.

Masih banyak kasus yang terjadi tentang sempitnya pengetahuan client tentang cetak, yang terkadang malah membuat kita tertawa.

Jadi, pernahkah anda berhadapan langsung dengan mereka?

Tags:

The 6th Indonesian International Printing Exhibition
Indoprint mengadakan pameran lagi di Jakarta, waktunya pada tanggal 30 Maret – 2 April 2011 ini akan dibuka pada pukul 10.00 am sampai 7.00 pm. Gratis tapi harus mendaftarkan diri terlebih dahulu.

Pendaftarannya sendiri bisa dilakukan secara online maupun offline di counter yang disediakan di pintu masuk pada saat berlangsungnya acara.

Jadi, anda bisa datang kesana, untuk mengenal lebih tentang percetakan, bertemu dengan para pakar dan melihat inovasi terbaru dibidang percetakan.

Sablon konvensional biasanya digunakan untuk mencetak secara langsung ke atas bahan yang akan digunakan. Bahan tersebut bisa kertas, kain, plastik, ataupun keramik. Baik yang berbidang datar maupun memiliki bentuk seperti tabung.

Untuk bisa mencetak dengan sablon, skill operator sangat berpengaruh. Biasanya operator sablon sangat mahir menggunakan peralatan sablonnya dan menguasai teknik campur warna untuk mengejar warna yang diinginkan oleh klien.

Peralatan sablon diantaranya :
Film Sablon, Screen, Rakel, Tinta Sablon, Cairan Pencampur, Meja Sablon, Hair Dryer, Lampu Neon, Tempat Jemur hasil cetak, dan beberapa peralatan pendukung.

Sablon ini bisa diaplikasikan untuk produksi cetak pada: kaos, kemeja, pulpen, undangan, kartu nama dan lainnya.

Teknik cetak sablon juga bisa digunakan untuk mencetak relief printing dan mencetak tinta invisible ink (untuk kualitas yang lebih baik) pada cetak sekuriti dokumen.

Digital Sablon dan Peralatannya
Saat ini di kota besar pada khususnya, sangat mudah kita jumpai pedagang yang menjual peralatan sablon digital. Khususnya di mall atau pertokoan yang menjual peralatan komputer.

Sablon digital, saat ini di Indonesia sablon digital merupakan teknik pemindahan gambar ke bahan yang akan dicetak dengan menggunakan transfer paper dan dipress dengan mesin heat press. Sangat jauh berbeda dengan sablon manual, karena proses cetak disini menggunakan transfer paper sebagai medianya.

Peralatan yang biasanya digunakan pada sablon digital yakni komputer dengan software grafis, printer inkjet dengan tinta khusus (tinta sublime) sebagai mesin pencetak transfer paper dan mesin heat press untuk mentransfer design yang tercetak pada transfer paper ke bahan yang akan digunakan.

Biasanya sablon digital digunakan untuk mentrasfer image ke bahan kain dan keramik, dan tidak untuk bahan kertas. Tidak seperti sablon konvensional yang bisa digunakan untuk mencetak diatas kertas.

Sablon atau Cetak Saring Konvensional
Adalah salah satu teknik mencetak, yang dalam proses cetaknya menggunakan screen dengan bahan nylon atau sutra yang memiliki kerapatan tertentu yang disesuaikan dengan kebutuhan cetaknya.

Saat ini, ada 2 jenis sablon yang populer, yakni sablon konvensional dan sablon digital.

Biasanya teknik ini digunakan untuk mencetak pada bidang datar maupun bentuk lainnya dengan jumlah order yang sedikit. Atau untuk mencetak diatas stock card dengan ukuran kecil yang tidak masuk ke mesin cetak ataupun printer digital.

Produk yang biasanya menggunakan cetak saring atau sablon diantaranya : Kartu Nama, Amplop, Plastik Bag dan lainnya.

Sablon juga bisa diaplikasikan ke media lain selain kertas, seperti pada kain, keramik, plastik ataupun fiber.
Seperti kaos bergambar, itu merupakan hasil dari cetak saring atau sablon.

Percetakan Pencetak Dokumen Sekuriti
Percetakan ini mempunyai sebuah ijin khusus yang direkomendasikan oleh Badan Intelijen Negara RI.

Percetakan ini biasanya mencetak dokumen negara yang bersifat anti-counterfeit, yang sulit ditiru tapi mudah dikenali keasliannya.
Barang yang termasuk ke dalam dokumen sekuriti diantaranya : Kartu Tanda Penduduk, Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, Ijazah dan lainnya.

Untuk produk swasta semisal bank, percetakan sekuriti juga berperan sangat sentral, yakni pada pencetakan warkat, cheque book dan kebutuhan cetak sekuriti perbankan lainnya.

Percetakan seperti ini, biasanya sudah mapan dengan modal kuat serta sumber daya manusia yang handal. Karena pencetakan sekuriti membutuhkan tempat produksi satu atap, yang berarti semuanya dikerjakan pada satu tempat.

Bisa dibaca juga di pencetakan soal ujian nasional 2011 yang merupakan salah satu proyek dari percetakan sekuriti.