Printing Diary

Client From Hell

Posted on: March 29, 2011

Dunia percetakan memang rumit, dengan semakin berkembangnya teknologi dan semakin sempitnya pengetahuan client menjadikan sebuah proyek cetak sebuah peristiwa paling mengesalkan bagi pelaku bisnis ini, terutama bagi mereka yang berhadapan langsung dengan si client.

Berbagai hal tidak menyenangkan bisa terjadi disini. Sample paling umum pada percetakan kecil yang sering mengerjakan order undangan adalah tentang edit photo. Terkadang client ingin photo mereka tercetak dengan kualitas superb dengan ukuran yang cukup besar, tapi mereka memberikan file image tersebut yang mereka buat sendiri dengan menggunakan kamera handphone 1,3 MP.
Yang paling mengharukan, saat si client bilang ke operator setting, “Mas, itu muka pengantinnya bisa diedit supaya bisa saling berhadapan-kan?” Padahal di photo pre-wed yang mereka kasih sang pengantin sedang menghadap ke kamera.

Pada brosur produk hal ini juga sudah biasa terjadi, saya sendiri pernah mengalaminya. Saya mendapatkan proyek brosur sebanyak 34 jenis, untuk sebuah merk furniture. Mereka hanya memberi saya photo produknya saja, dan saya diminta untuk mencari background suasana indoor yang elegant for free dan menempatkan satu furniture pada satu background tersebut.

Masih banyak kasus yang terjadi tentang sempitnya pengetahuan client tentang cetak, yang terkadang malah membuat kita tertawa.

Jadi, pernahkah anda berhadapan langsung dengan mereka?

Tags:

2 Responses to "Client From Hell"

“Mas, itu muka pengantinnya bisa diedit supaya bisa saling berhadapan-kan?” sy senyum sendiri ngebacanya, sy termasuk suka nebeng nyetak (makloon), tapi bukan termasuk yang minta foto dieditin karena kebetulan bisa edit sendiri. Sekalian mau tanya boss, kalo harga CTP oliver 58 berapa ya?

Kalo CTP 58 saya belum tau mas bos, kabarnya sih ada yang 39rb, tapi saya belum coba. Masih agak ragu, hasil cetak ctp sering kurang memuaskan karena raster tipisnya yg sekitar 5%-10% masih suka belepotan, ga rata gitu. Saya masih pro ke film sih, untuk saat ini :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: