Printing Diary

Wanprestasi Klien Haruskah Ditagih

Posted on: April 12, 2011

Umumnya percetakan baik itu skala besar ataupun kecil pasti pernah merasakan dibohongi klien. Sedikit curhat sesuai dengan judulnya Wanprestasi Klien, Haruskah Ditagih?

Banyak klien yang berjanji muluk pada saat negosiasi harga dengan pihak percetakan, supaya dikasih harga super murah, pelayanan full dan jadi prioritas. Tapi klien yang mau diajak ke notaris untuk kontrak perjanjian sangat jarang atau bahkan tidak ada.
Hal yang disebut diatas tidak berlaku pada klien besar seperti pemerintahan ataupun perusahaan besar. Setidaknya hal tersebut tidak pernah terjadi pada saya, entahlah jika hal itu terjadi pada anda.

Biasanya hal itu dilakukan oleh perusahaan mikro, atau pengusaha yang baru menjalankan usahanya. Pernah ada yang datang ke tempat saya, dia akan membuat dus kemasan untuk produk kosmetiknya.
Saat datang dia memesan kepada saya sebanyak 30rb buah dus kemasan untuk type A dan 20rb buah dus kemasan untuk type B.

Big fish nih, pikir saya saat itu. Setelah nego agak alot sampe 2 hari itu, akhirnya harga ditentukan, dan pembayaran 100% pada saat barang diterima.
Dengan syarat tambahan, pengambilan dilakukan sebanyak 3 kali selama 2 bulan. Diajak kontrak notaris dia tidak mau, dan akhirnya kontrak diatas materai dan menunjuk karyawan lain sebagai saksi dari pihak percetakan dan partnernya dia sebagai saksi dari klien.

Produksi semuanya selesai dalam waktu 6 hari kerja, dan keganjilan pertama dimulai pada saat saya telpon dia, untuk proses pengiriman barang yang tentu saja saat itu juga dia harus menyiapkan uang pembayaran 1/3 dari nilai kontraknya. Dan dia mengundurnya selama 3 hari. Baru barang saya kirim setelah dia transfer uangnya.

Setelah sebulan lebih beberapa hari dari pengiriman pertama, saya berkunjung ke tempat produksi dia, dan ternyata dia malah curhat kalo barangnya kurang laku karena ga ada no pom, mfg date, exp date dan barcodenya. Hampir seminggu sekali setelah itu saya berkunjung ke tempatnya.
Oh ya, design udah acc sama dia tanpa beberapa hal yang disebutin itu. Malah memang pengennya dia seperti itu.
Dan saya hanya memproduksi sebanyak 10rb untuk type A dan 7200 untuk type B.

Sekarang, sudah bulan ke 5 dari dimulainya kontrak tersebut dan klien belum pernah memproduksi lagi dus kemasan kosmetik tersebut. Yang berarti Wanprestasi oleh klien, dan haruskah saya tagih sisanya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: