Printing Diary

Posts Tagged ‘Operator Mesin Cetak Offset

Percetakan buku adalah percetakan yang mengambil spesialisasi produk buku, mereka termasuk penerbit juga. Tetapi sebagian penerbit tidak memiliki percetakan sendiri lho.

Percetakan buku saat ini dengan berkembangnya teknologi, mereka juga memiliki digital offset printing dan siap melayani print on demand pada sebagian percetakan buku, sebagian lainnya masih konvensional berfokus pada banyaknya jumlah buku.

Mesin yang digunakan di percetakan buku sama seperti dipercetakan offset, tapi mereka memiliki penambahan mesin maupun spesifikasi yang sedikit berbeda dengan percetakan biasa.

Mereka memiliki mesin finishing, seperti mesin lipat, mesin jahit kawat, mesin hot glue binding, mesin spiral dan mesin potong tiga pisau yang membuat buku menjadi presisi.

Percetakan buku memiliki omset sampai milyaran pertahunnya, jika dilihat dari tender buku yang diadakan pemerintahan saja, sebuah percetakan buku yang cukup terkenal mampu mengerjakan sampai 24 order buku per tahunnya.

Banyak orang yang masih bingung dengan apa itu percetakan offset.

Percetakan offset yakni perusahaan percetakan yang menggunakan mesin cetak offset sebagai mesin utamanya. Mesin cetak offset sendiri merupakan mesin cetak yang biasanya digunakan untuk cetak jumlah banyak untuk sebuah design.

Percetakan offset biasanya memiliki klien yang sering mencetak dalam jumlah banyak untuk setiap design yang akan dicetak, akan tetapi saat ini ada juga istilah digital offset yakni proses pencetakan secara digital dengan kualitas setara offset. Biasanya digital offset ini menggunakan printer dengan toner CMYK bisa juga ditambah dengan special color seperti Orange dan Purple.

Harga produksi yang dibebankan kepada konsumen oleh percetakan offset sangat tinggi untuk cetak dengan kuantiti sedikit, tetapi jika cetak dengan kuantiti yang banyak, cetak offset terbilang sangat murah.

Cetak offset sendiri membutuhkan mesin cetak offset, di bandung yang paling sering ditemui di percetakan adalah mesin cetak merk heidelberg GTO atau Speed Master dan Sakurai Oliver dengan berbagai ukuran. Namun biasanya menggunakan ukuran minimal 52 satu warna, dua warna maupun empat warna.

Untuk pencetakan dengan ukuran kecil, yakni up to folio (F4) dengan warna tidak blok dan berbagai keterbatasan lainnya, mesin toko adalah solusi, meskipun ada juga yang memilih gestetner atau hamada karena memiliki kelebihan pada hasil cetaknya. Namun mesin cetak toko memiliki kelebihan paling utama, yakni ongkos cetaknya yang sangat murah.

Produk yang dibuat di percetakan offset sangat bervariasi, dari mulai kop surat sampai shopping bag dan untuk personal use nya bisa disebut kartu nama sampai undangan.

Percetakan kecil emang banyak cerita aneh didalamnya. Rekan pengusaha percetakan pernahkah mengalami ini juga?
Transfer Operator Mesin Cetak seharga Rp. xxx

Lucu memang jika dilihat dari sisi penonton dan pemerhati. Sudah kaya pemain sepak bola, di percetakan terjadi juga transfer pemain. LOL

Ini adalah kejadian yang terjadi di percetakan AP yang berlokasi di Jl. T kota Bandung. Nama disensor ya, biar ga jadi masalah.

Operator mesin cetak di percetakan AP, sebut saja Bunga. Dia jago bener cetaknya, rapih, bisa oplos warna dan bagus hasilnya. Tapi ada sisi jeleknya, si Bunga iniĀ  kasbon melulu sama owner percetakan AP. Sebut saja kasbon itu bernilai 20 juta rupiah.

Selain karna skillnya yang mumpuni dan ga ada operator mesin cetak, owner percetakan DM di Jl P Bandung pengen banget si Bunga jadi operator di percetakannya.

Lobi-lobi gencar dilakukan oleh owner DM ke si Bunga. Dari mulai rayuan gombal sampai rupiah serta entertain dilakukan. Sampe akhirnya si Bunga mau pindah ke DM.

Si Bunga bilang ke si AP kalo dia udah ga betah kerja di percetakan AP dan bikin ulah. Namun, karna gede utangnya, si AP ga mau si Bunga pindah. Tapi dengan satu syarat utangnya dilunasin si Bunga bebas mau pindah kemana juga. Dan si Bunga pun mengajukan permintaan ke si DM, dia mau pindah asal utangnya ke si AP dibayarin sama si DM.

Dan setelah pembayaran utang (duit transfer pemain cair) si Bunga pun pindah ke si DM tanpa pusing mikirin duit 20jt karna udah dibayarin, dan utangnya ke si AP lunas. Dan si Bunga juga ga usah bayar sepeserpun ke si DM.

Itu salah satu kisah, dari beberapa kisah nyata tentang transfer pemain yang saya tahu dan diceritakan sendiri oleh operator dan ownernya.

Jadi, kalo butuh operator mesin cetak yang bagus mesti transfer?
Ga enak di owner, enak di operator.